Jumat, 10 April 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Menjawab Pengangguran Usia Muda Lewat Pembelajaran Inklusif

GoTeach DHL dorong pembelajaran inklusif, bekali generasi muda keterampilan kerja, kurangi pengangguran 16,16%.

Editor: Glery Lazuardi
HO/IST
RELAWAN - Relawan DHL bersama anak muda peserta GoTeach 2025, berkolaborasi membangun pembelajaran inklusif dan kesiapan kerja generasi Indonesia. 

Ahmad Mohamad

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia

Riwayat Pendidikan

Jurusan Teknik Elektro National University of Singapore

Pengalaman 

  • 1986–1987: System Analyst di Singapore Mass Rapid Transit Corporation (SMRTC),
  • 1987–1991: Manajer di Singapore Airlines, 
  • 1991–1995: Sales Manager di Singapore Precision Industry (anak usaha Singapore Technology Engineering Ltd), menangani pasar Singapura, Malaysia, dan Brunei.

Menjawab tantangan pengangguran usia muda yang mencapai 16,16 persen, program pembelajaran inklusif hadir membuka akses setara, membekali generasi dengan keterampilan kerja, dan menyiapkan talenta Indonesia agar berdaya saing global.

Pembelajaran inklusif adalah sistem pendidikan yang memberi kesempatan semua anak, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus atau latar belakang berbeda, untuk belajar bersama dalam satu lingkungan tanpa diskriminasi.

Menurut Permendiknas No. 70 Tahun 2009, pendidikan inklusif adalah penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, baik yang memiliki kelainan maupun potensi kecerdasan/bakat istimewa, untuk belajar bersama di satu kelas.

Pembelajaran inklusif berarti sistem layanan pendidikan yang terbuka bagi semua anak, tanpa memandang kondisi fisik, mental, sosial, ekonomi, atau budaya.

Pembelajaran inklusif bukan sekadar memasukkan anak berkebutuhan khusus ke sekolah umum, tetapi membangun sistem pendidikan yang adil, setara, dan ramah bagi semua anak.

Dengan pendekatan ini, sekolah menjadi ruang tumbuh bersama yang memperkuat nilai kebersamaan dan keberagaman.

Memasuki tahun ke-11, GoTeach DHL di Indonesia mencatatkan pencapaian penting sepanjang 2025. Program ini melibatkan lebih dari 230 anak muda berusia 15 hingga 24 tahun dari Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Jakarta, Lembang, Semarang, Yogyakarta, Bali, dan Flores, yang merupakan cakupan wilayah terluas sepanjang sejarah pelaksanaan program.

Lebih dari 40 relawan secara sukarela menyumbangkan lebih dari 2000 jam, mencakup kegiatan mengajar, fasilitasi, serta lokakarya perencanaan karier.

Kami bertujuan meningkatkan peluang kerja bagi generasi muda, khususnya mereka yang berasal dari latar belakang sosial ekonomi kurang beruntung. Program ini menjadi pilar utama dari tujuan “Connecting people, improving lives”. 

DHL Group baru saja memperpanjang kemitraannya selama lima tahun ke depan hingga 2030 dengan Teach For All dan SOS Children’s Villages.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved