Minggu, 3 Mei 2026

Pemerintah dan Industri Kolaborasi Kembangkan Talenta Gim Lokal Tembus Pasar Global

Developer gim indie di Indonesia membutuhkan peran publisher untuk membantu memetakan potensi yang belum terjangkau oleh pasar global

Tayang:
Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/HO
INDUSTRI GIM - Adam Ardisasmita (Advisor Yellow Hearts), Head of Publishing Yellow Hearts, Brian Chuang dan Chin Yu (Founder & CEO Yellow Hearts), dalam acara Yellow Hearts Launch Day yang diselenggarakan di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Kamis (30/4/2026) lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Industri gim Indonesia tumbuh pesat, menjadi peluang besar bagi developer lokal menembus pasar global.
  • Publisher Yellow Hearts meluncurkan TypeCaster dan Irradiant Skies untuk mendukung talenta gim lokal berkembang.
  • Pemerintah dan pelaku industri mendorong kolaborasi, membantu developer memahami pasar serta meningkatkan potensi ekonomi kreatif

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri gim di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang pesat. Hal itu menjadi modal kuat bagi industri gim lokal berkembang dan menembus pasar global.

Melihat peluang tersebut, publisher gim lokal Yellow Hearts resmi memperkenalkan dua judul gim perdana mereka, yakni TypeCaster dan Irradiant Skies, dalam acara Yellow Hearts Launch Day yang diselenggarakan di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta, Kamis (30/4/2026) lalu.

Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Alfreno Kautsar Ramadhan, mengatakan developer gim indie di Indonesia membutuhkan peran publisher untuk membantu memetakan potensi yang belum terjangkau oleh pasar global

“Developer game indie di Indonesia membutuhkan peran publisher untuk membantu memetakan potensi yang belum terjangkau oleh pasar global. Kami berharap kehadiran Yellow Hearts dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya dalam mendukung parapengembang gim lokal,” ujar Alfreno Kautsar Ramadhan, Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Digital

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar berharap Yellow Hearts bisa menjadi jembatan bagi para pengembang berbakat di Indonesia, tidak hanya kuat dalam mengembangkan gim, tetapi juga mampu membaca potensi pasar berbasis data.

Baca juga: Steam Akui Rating Gim Ngawur Versi IGRS Buntut Bug Teknis

“Harapan kami, bisa menjadi jembatan bagi para developer berbakat di Indonesia, tidak hanya kuat dalam mengembangkan game, tetapi juga mampu membaca potensi pasar berbasis data, sehingga karya mereka dapat dinikmati lebih luas, baik di Indonesia maupun di tingkat global,” tambah Irene Umar.

Head of Publishing Yellow Hearts, Brian Chuang, mengatakan kedua gim tersebut dipilih karena menawarkan karakteristik gameplay yang berbeda dan memiliki rekam jejak prestasi yang menjanjikan.

Ia menjelaskan, TypeCaster merupakan salah satu lulusan Apple Developer Academy dan menjadi satu-satunya gim Indonesia yang terpilih tampil di Tokyo Indie Game Summit. Sementara itu, Irradiant Skies berhasil meraih juara pertama GameSeed 2025 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Asosiasi Game Indonesia.

Potensi Industri Kreatif

Brian menilai Indonesia memiliki pasokan talenta kreatif yang melimpah untuk industri gim. Tantangan terbesar saat ini, kata dia, bukan terletak pada minimnya kualitas karya, melainkan bagaimana menghubungkan talenta tersebut dengan pasar gamer global.

"Supply-nya banyak sekali. Tinggal bagaimana menghubungkan talenta-talenta yang ada dengan pasar gamer global. Di sinilah Yellow Hearts ingin menjadi jembatan bagi pelaku industri gim Indonesia," kata dia.

Advisor & Executive Producer Yellow Hearts, Adam Adrisasmita, menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada aspek bisnis distribusi gim, tetapi juga pendampingan studio pengembang secara berkelanjutan.

Menurut Adam, Yellow Hearts rutin mengadakan pertemuan mingguan bersama para developer untuk memahami tantangan yang mereka hadapi, sekaligus membantu pengembangan strategi bisnis.

Ia mengatakan dukungan pemerintah terhadap industri gim nasional juga semakin terasa sejak terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.

Menurut dia, regulasi tersebut mendorong keterlibatan lintas kementerian dalam membangun ekosistem industri gim, mulai dari pelatihan sumber daya manusia, inkubasi, akselerasi, hingga business matching.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved