Piala Dunia 2026
FIFA Rilis Lokasi Latihan 48 Negara, Timnas Iran Menepi dari Amerika Serikat
Berikut daftar markas 48 negara di Piala Dunia 2026, dengan Timnas Iran memilih untuk menjauhi Amerika Serikat.
Ringkasan Berita:
- FIFA resmi mengumumkan markas seluruh peserta Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko.
- Iran memutuskan bermarkas di Tijuana, Meksiko, meski seluruh laga grup mereka dimainkan di Amerika Serikat.
- Keputusan itu dipengaruhi masalah visa dan pemeriksaan ketat pemerintah AS terhadap beberapa pemain Iran.
- Pemerintah Meksiko dan FIFA akhirnya membantu menyediakan markas Iran di Tijuana, sebagai solusi kompromi setelah permintaan Iran memindahkan laga grup ke Meksiko ditolak.
TRIBUNNEWS.COM - FIFA resmi mengumumkan lokasi markas seluruh peserta Piala Dunia 2026 FIFA yang akan berlangsung pada 12 Juni hingga 20 Juli 2026.
Sebanyak 48 negara peserta kini telah menentukan pusat latihan dan markas mereka selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski pertandingan dimainkan di 16 kota tuan rumah, terdapat 25 komunitas tambahan yang akan digunakan sebagai markas tim nasional sepanjang kompetisi.
Salah satu keputusan paling menarik datang dari Timnas Iran.
Skuad asuhan Amir Ghalenoei memutuskan meninggalkan rencana awal bermarkas di Tucson, Amerika Serikat.
Sebagai gantinya, Iran memilih bermarkas di Tijuana, Meksiko.
Padahal seluruh pertandingan Grup G mereka melawan: Belgia, Mesir, Selandia Baru akan digelar di wilayah Amerika Serikat, tepatnya Los Angeles dan Seattle.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj menyebut keputusan itu lebih efisien karena waktu penerbangan dari Tijuana ke Los Angeles hanya sekitar 55 menit, dikutip dari United Press International.
Perpindahan markas Iran tidak lepas dari rumitnya proses visa masuk ke Amerika Serikat.
Pemerintah AS disebut enggan memberikan izin tinggal kepada sejumlah anggota skuad Iran.
Baca juga: 4 Pemain Real Madrid yang Dianggap Masih Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
Situasi ini makin rumit karena beberapa pemain Iran seperti: Mehdi Taremi hingga Ehsan Hajsafi pernah menjalani wajib militer di bawah Islamic Revolutionary Guard Corps atau IRGC.
IRGC sendiri masuk daftar organisasi teroris versi pemerintah Amerika Serikat dan Kanada.
Bahkan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio sebelumnya menegaskan bahwa kontingen Iran akan melalui proses pemeriksaan ketat menjelang Piala Dunia 2026.
FIFA dan Meksiko Cari Solusi
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum mengungkapkan bahwa FIFA sempat meminta bantuan pemerintah Meksiko agar Iran tetap bisa memiliki markas selama turnamen.
“Kami tidak punya masalah jika mereka tinggal di Meksiko,” kata Sheinbaum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/selebrasi-pemain-timnas-iran-di-piala-asia-2023-usai-mencetak-gol-ke-gawang-palestina.jpg)