Selasa, 7 April 2026

MotoGP

MotoGP 2026 - Fabio Quartararo Langgar Instruksi Internal Yamaha demi Kritik Motor

Muak dengan Yamaha di MotoGP 2026, Fabio Quartararo langgar instruksi internal tim demi beri kritikan untuk motor V4 miliknya.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri

Ringkasan Berita:
  • Fabio Quartararo terus melontarkan kritik terhadap V4 Yamaha yang dianggap tidak memiliki sisi positif
  • Sang pembalap secara sadar melanggar instruksi manajemen untuk menjaga rahasia internal tim
  • Performa buruk Yamaha di musim 2026 menempatkan mereka di posisi juru kunci klasemen manufaktur

TRIBUNNEWS.COM - Data statistik MotoGP 2026 sejauh ini menjadi aib yang sulit dihapus bagi Yamaha.

Setelah tiga seri balapan, pabrikan asal Iwata terjerembap di dasar klasemen baik di kategori manufaktur, tim, maupun pembalap.

Ketika Aprilia melesat memimpin dengan 101 poin dan Ducati membuntuti dengan 69 poin, Yamaha justru terpuruk dengan angka yang sangat memprihatinkan.

Di klasemen pembalap, Quartararo hanya mampu menduduki posisi ke-17 dengan raihan 6 poin saja.

Di belakangnya, nama-nama besar seperti Alex Rins, Jack Miller, hingga bintang baru Toprak Razgatlioglu, harus puas menghuni barisan belakang.

Terakhir kali balapan di Amerika, empat motor Yamaha menempati empat posisi buncit. Situasi ini bukan lagi kritis, melainkan kegagalan struktural.

lihat fotoFABIO QUARTARARO - Pembalap Yamaha Prancis Fabio Quartararo mengenakan penutup telinga saat sesi latihan bebas pertama Grand Prix MotoGP Portugis di Sirkuit Internasional Algarve di Portimao pada 24 Maret 2023. (Foto Arsip Maret 2023). PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP
FABIO QUARTARARO - Pembalap Yamaha Prancis Fabio Quartararo mengenakan penutup telinga saat sesi latihan bebas pertama Grand Prix MotoGP Portugis di Sirkuit Internasional Algarve di Portimao pada 24 Maret 2023. (Foto Arsip Maret 2023). PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP

Quartararo Langgar Instruksi Yamaha

Akar masalahnya adalah mesin V4. Revolusi teknologi yang awalnya dipercepat atas desakan Quartararo sendiri kini justru menjadi bumerang.

Mesin baru ini terbukti kurang bertenaga dibanding rival dan gagal menyatu dengan sasis M1 yang telah didesain ulang.

"Tidak ada ide untuk meningkatkan motor ini dan tidak ada hal positif yang bisa diambil dari M1 saat ini," tegas Quartararo sebagaimana mengutip Paddock-GP.

Namun, yang paling krusial bukanlah soal teknis motor, melainkan pembangkangan Quartararo terhadap instruksi manajemen.

Paolo Pavesio selaku bos Yamaha sebelumnya telah mengirim pesan jelas agar segala masalah diselesaikan secara internal demi menjaga citra brand.

Namun, pembalap berjuluk El Diablo itu justru melakukan hal sebaliknya. Ia bicara blak-blakan tanpa filter di hadapan media.

Baca juga: MotoGP 2026 - Yamaha Kian Terpuruk, Fabio Quartararo Sebut Tim Tak Tahu Cara Perbaiki Motor

Langkah ini dianggap banyak pihak sebagai awal dari proses perceraian yang sudah di depan mata.

Rumor santer menyebutkan bahwa Quartararo telah menandatangani kontrak dengan Honda untuk musim 2027.

Sinyal Kehancuran di Garasi Biru

Skenario terburuknya, kehancuran Yamaha kian terasa ketika rookie mereka, Toprak Razgatlioglu, berhasil meraih poin pertamanya dengan mengalahkan Quartararo di lintasan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved