Jangan Asal Layering! Ini yang Terjadi pada Kulit Saat Vitamin C dan Retinol Dipakai Bersamaan
Meski menjanjikan hasil, kombinasi vitamin C dan retinol tetap memiliki potensi efek samping.
Ringkasan Berita:
- Penggunaan vitamin C dan retinol secara bersamaan tidak bisa dilakukan sembarangan
- Karena sifatnya yang aktif, cara pemakaian kedua bahan ini menjadi krusial, terutama bagi pemilik kulit sensitif
- Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kombinasi vitamin C dan retinol dapat memberikan hasil positif jika digunakan dengan strategi yang benar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Vitamin C dan retinol menjadi dua bahan aktif yang paling sering diandalkan dalam rutinitas perawatan kulit modern.
Keduanya dikenal mampu membantu mengurangi kerutan, memperbaiki bintik hitam, serta mendukung produksi kolagen agar kulit tampak lebih kenyal dan sehat.
Namun, dilansir dari Health, di balik manfaatnya, penggunaan vitamin C dan retinol secara bersamaan tidak bisa dilakukan sembarangan.
Kombinasi dua bahan aktif ini memerlukan pemahaman yang tepat agar manfaatnya optimal tanpa memicu iritasi kulit.
Vitamin C dan Retinol: Sama-sama Aktif, Tapi Bekerja Berbeda
Vitamin C dan retinol sama-sama termasuk bahan aktif dalam skincare, tetapi memiliki peran yang berbeda di kulit.
Vitamin C topikal lebih dikenal karena kemampuannya membantu mencerahkan kulit serta melindungi dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Baca juga: Kenali Tanda Penuaan Dini, Cegah Sejak Dini dengan Retinol dan Peptide
Sementara itu, retinol, sebagai turunan vitamin A, lebih berfokus pada stimulasi pergantian sel kulit, yang berperan penting dalam menjaga tampilan kulit tetap awet muda.
Karena sifatnya yang aktif, cara pemakaian kedua bahan ini menjadi krusial, terutama bagi pemilik kulit sensitif.
Hasil yang Bisa Diharapkan Jika Digunakan dengan Tepat
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kombinasi vitamin C dan retinol dapat memberikan hasil positif jika digunakan dengan strategi yang benar.
Dalam studi yang melibatkan penggunaan retinol 0,5 persen dan pelembap dengan vitamin C 30 persen, peserta menunjukkan perbaikan warna dan tekstur kulit dalam kurun waktu hingga 12 minggu.
Manfaat yang terlihat meliputi berkurangnya tanda penuaan dini akibat paparan sinar matahari, seperti bintik hitam, kerutan, hilangnya elastisitas, serta warna kulit yang tidak merata.
Efek samping yang muncul umumnya bersifat ringan, seperti kekeringan di awal pemakaian.
Risiko Iritasi Tak Bisa Diabaikan
Meski menjanjikan hasil, kombinasi vitamin C dan retinol tetap memiliki potensi efek samping. Keduanya dapat memicu iritasi, terutama jika digunakan bersamaan tanpa jeda atau pada kulit yang belum terbiasa dengan bahan aktif.
Efek samping vitamin C dapat berupa rasa perih ringan, kemerahan, ruam, atau kulit kering.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/10-bahan-skincare-yang-berbahaya-bagi-ibu-hamil.jpg)