Kamis, 9 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Cuma Buka Siang Hari, Tol Fungsional Solo-Jogja Gratis Mudik Lebaran

Pemudik diimbau agar memperhatikan jadwal operasional yang terbatas serta aturan kecepatan yang ketat saat melintasi jalur tersebut

Editor: Erik S
Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow
Gerbang Tol Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (11/3/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Jalur fungsional Tol Solo–Jogja akan dibuka gratis untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026.
  • Jalur ini hanya beroperasi pada 16–29 Maret 2026, setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB demi alasan keselamatan.
  • Pemudik wajib mematuhi batas kecepatan maksimal 40 km/jam karena beberapa bagian jalan masih sementara dan belum sepenuhnya selesai.

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA – Jalur fungsional jalan Tol Solo-Yogjakarta akan segera dibuka dan digratiskan untuk mendukung kelancaran arus mudik 2026. 

Namun, pemudik diimbau agar memperhatikan jadwal operasional yang terbatas serta aturan kecepatan yang ketat saat melintasi jalur tersebut.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudi Hardiansyah, menjelaskan jalur fungsional ini hanya akan dioperasikan pada siang hari, mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. 

Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pengguna jalan.

“Kita jadwalkan take off itu di tanggal 16, kita buka sampai tanggal 29 Maret itu kita buka jam 6 pagi. Nah, nanti jam 6 sore kita tutup," kata Rudi di kawasan Gerbang Tol Purwomartani, Yogyakarta, Rabu (11/3/2026).

 

"Demi keselamatan karena ada beberapa bagian sarana pelengkap jalan yang belum tersedia terutama dari sisi penerangan maupun markanya,” ujar Rudi Hardiansyah.

Selain jam operasional, pihak pengelola juga menetapkan batas kecepatan maksimal demi keamanan, mengingat kondisi jalan yang belum sepenuhnya selesai 100 persen. 

Rudi menyebutkan masih terdapat segmen jalan yang menggunakan perkerasan sementara.

Oleh karena itu, Rudi meminta pemudik untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi meskipun di beberapa titik jalan terasa sudah cukup mulus. 

Pembatasan ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di jalur fungsional tersebut.

"Memang ada segmen yang sudah sangat siap sehingga ada kemungkinan di segmen itu pengguna jalan akan memacu kendaraannya lebih lebih kencang," tuturnya.

Baca juga: Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, AHY Sebut Pentingnya Penguatan Informasi ke Publik

"Tapi secara perambuan kami akan mengingatkan di beberapa titik perambuan yang terkait dengan operasional fungsional ini hanya kecepatan maksimal di 40 km per jam. Ya itu semua demi keselamatan kita bersama,” pungkasnya. 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved