Rabu, 8 April 2026

Ramadan 2026

Sering Buka Bersama hingga Lupa Tarawih, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Buka bersama menjadi ajang silaturahmi, kadang waktu berlalu begitu cepat, hingga sholat tarawih terlewatkan. Berikut hukumnya.

Ringkasan Berita:
  • Buka puasa bersama merupakan tradisi yang baik dan bernilai silaturahmi, tetapi tidak boleh membuat seseorang melalaikan ibadah sholat tarawih.
  • Sholat tarawih memiliki kedudukan lebih utama di bulan Ramadhan dan dapat dikerjakan kapan saja setelah Isya hingga menjelang sahur, termasuk di rumah.
  • Dengan pengaturan waktu yang bijak, umat Islam tetap bisa menghadiri bukber tanpa mengabaikan keutamaan ibadah malam di bulan suci.

TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan identik dengan suasana kebersamaan. 

Selain memperbanyak ibadah, masyarakat juga kerap memanfaatkan momen ini untuk menjalin silaturahmi melalui acara buka puasa bersama atau bukber. 

Undangan datang dari berbagai kalangan, teman sekolah lama, rekan kerja, komunitas, hingga keluarga besar. 

Di satu sisi, kegiatan ini menghadirkan kebahagiaan dan mempererat hubungan sosial. 

Namun di sisi lain, tidak jarang waktu berlalu begitu cepat karena asyik berbincang, hingga tanpa disadari sholat tarawih terlewatkan.

Setelah berbuka dan menunaikan sholat Maghrib, obrolan sering berlanjut hingga malam. 

Ajang reuni yang seharusnya bernilai positif bisa berubah menjadi kelalaian jika membuat seseorang meninggalkan ibadah.

Lantas, bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini? 

Bukber Adalah Tradisi Baik, Tetapi Ada Skala Prioritas

Dalam salah satu tayangan program OASE di kanal YouTube Tribunnews, dosen Ilmu Hukum Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta, Suciyani, menjelaskan bahwa berbuka puasa bersama pada dasarnya merupakan tradisi yang baik. 

Menyegerakan berbuka termasuk sunnah yang dianjurkan dalam Islam, dan kegiatan berkumpul untuk berbuka dapat mempererat ukhuwah.

Baca juga: Hukum Suntik Obat dan Infus di Siang Hari saat Puasa Ramadan, Batal atau Tidak?

Namun, dalam praktik ibadah terdapat skala prioritas. 

Tidak semua amalan sunnah memiliki derajat yang sama. 

Sholat tarawih, sebagai ibadah qiyamul lail khusus di bulan Ramadhan, memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan sekadar menghadiri acara buka bersama. 

Tarawih merupakan ibadah yang dicontohkan Rasulullah SAW dan memiliki nilai spiritual yang besar.

Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk merencanakan aktivitas Ramadhan dengan bijak. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved