Kamis, 9 April 2026

Ramadan 2026

Jadwal Buka Puasa Kota Pontianak, Jumat 20 Februari 2026

Simak jadwal buka puasa Ramadan 2026/1447 H untuk Kota Pontianak, Kalimantan Barat, hari ini Jumat (20/2/2026) dan hari-hari berikutnya

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Sri Juliati
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Muhammad
PEMANDANGAN SUNGAI KAPUAS - foto saat pelaksanaan Tournament atau lomba Mancing Udang Galah di Sungai Kapuas kawasan Makam Kesultanan Kadariah Pontianak, Kelurahan Batu Layang, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 16 Oktober 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Jadwal buka puasa Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (20/2/2026), menjadi informasi penting bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 2026/1447 H.

Jadwal ini memuat rincian waktu Magrib, dan Isya, yang disesuaikan dengan posisi matahari dan letak geografis wilayah setempat.

Sebagaimana diketahui, waktu Magrib merupakan momen yang paling dinantikan karena menjadi penanda berbuka puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga. 

Pada 2 Ramadan atau 20 Februari 2026, azan Magrib di Kota Pontianak dan sekitarnya berkumandang pada pukul 18.03 WIB.

Sementara waktu isya pada pukul 19.12 WIB.

Sebelum itu, simak doa buka puasa lengkap dengan tulisan latin dan artinya dilansir web MUI :

Pertama, doa yang berasal dari riwayat Abu Daud dari Sahabat Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)

Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)

Kedua, masih riwayat Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah, ia bercerita bahwa Rasulullah pernah berdoa saat berbuka puasa, sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

(Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu)

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kota Palembang Hari Ini, Kamis 19 Februari 2026

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Daud no. 2011)

Di masyarakat kita, doa ini ada tambahannya, dan ini tidak masalah. Sebab sekali lagi, doa tidak terbatas pada riwayat. Kita dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. Tambahan tersebut yakni:

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved