Hari Buruh
Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh, Pengamat: Balas Budi kepada Kaum Buruh, Mirip Kampanye Pilpres
Menurut pengamat komunikasi politik Kunto Adi Wibowo, kehadiran Prabowo di May Day 2026 merupakan bentuk balas budinya kepada kaum buruh.
Ringkasan Berita:
- Presiden RI Prabowo Subianto hadir di acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
- Menurut pengamat komunikasi politik Kunto Adi Wibowo, kehadiran Prabowo di peringatan May Day 2026 merupakan bentuk balas budinya kepada kaum buruh.
- Namun, Kunto juga menilai, gaya komunikasi politik Prabowo di peringatan Hari Buruh kemarin justru lebih mirip kampanye Pilpres.
TRIBUNNEWS.COM - Pengamat komunikasi politik Universitas Padjadjaran, Kunto Adi Wibowo, menanggapi kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) kemarin.
Sebagai informasi, Prabowo sudah dua kali menghadiri May Day selama menjabat sebagai Presiden RI.
Sebelumnya, mantan Menteri Pertahanan RI itu menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2025 yang juga digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, 1 Mei 2025 lalu.
Kunto menilai, kehadiran Prabowo di peringatan May Day 2026 merupakan bentuk balas budinya kepada kaum buruh.
Apalagi, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut pernah bilang bahwa dirinya terpilih sebagai RI 1 di Pilpres 2024 lalu berkat dukungan buruh, petani, dan nelayan.
Kata Kunto, dengan datang di peringatan Hari Buruh kemarin, Prabowo juga memberikan dukungan untuk perjuangan kaum pekerja.
"Menurut saya, Pak Presiden sangat mendukung perjuangan buruh, dan Pak Prabowo juga menegaskan bahwa dia terpilih sebagai presiden karena dukungan dari buruh, nelayan, dan petani," kata Kunto dalam program Sapa Indonesia Pagi di kanal YouTube KompasTV, Sabtu (2/5/2026).
"Ini kan sebagai balas budi Pak Prabowo terhadap kaum buruh."
Akan tetapi, Kunto menyoroti gaya pidato dan aksi Prabowo di atas panggung Hari Buruh 2026 yang menurutnya justru mirip kampanye Pilpres.
Saat di peringatan May Day 2026, ada beberapa aksi Prabowo yang jadi sorotan.
Misalnya, berjoged-joged, melepas baju safari hingga tinggal mengenakan kaus dalaman warna hitam dengan model V-neck, hingga melontarkan candaan saat menyebutkan nama Sekretaris Kabinet RI (Sekab) Teddy Indra Wijaya di atas panggung.
Baca juga: Prabowo Umbar Janji di Hari Buruh 2026, Pengamat Ragu Bisa Terwujud: Semua Pos Keuangan Tergerus
Selain itu, Prabowo juga terlihat membagi-bagikan kaus kepada massa buruh di Lapangan Monas dari atas mobil Maung putih yang ditumpanginya.
Meski terlihat seperti sedang kampanye, kata Kunto, Prabowo terlihat bahagia bertemu massa buruh yang mendukungnya saat Pilpres di peringatan Hari Buruh 2026.
"Tapi, yang menarik adalah ketika berpidato atau gaya komunikasi politik Pak Presiden di panggung May Day kemarin, ini lebih seperti kampanye Pilpres ya," papar Kunto.
"Saya melihat ada joget yang kita sudah lama enggak lihat, lalu lepas safari, candaan tentang Teddy yang sekarang jadi Seskab, dan bagi-bagi barang dari mobil."