Kamis, 16 April 2026

Menag Nasaruddin: Ormas Islam Mitra Strategis, Perannya Tak Bisa Digantikan

Menag Nasaruddin tegaskan ormas Islam mitra strategis pemerintah yang tak tergantikan, perekat umat dan penyejuk sosial.

Tribunnews.com/Danang Triatmojo
PERAN ORMAS ISLAM – Menteri Agama Nasaruddin Umar hadir dalam Silaturahmi Nasional Ormas Islam yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu malam (15/4/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan ormas Islam merupakan mitra strategis pemerintah dengan peran yang tak bisa digantikan. 
Ringkasan Berita:
  • Menag Nasaruddin sebut ormas Islam mitra strategis pemerintah yang perannya tak tergantikan.
  • Ormas Islam berkontribusi menjaga ketahanan sosial dan membangun kesadaran umat.
  • Nasaruddin harap ormas tetap perekat umat, penyejuk, dan kekuatan moral bangsa.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam adalah mitra strategis yang tidak tergantikan.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan hal tersebut dalam acara Silaturahmi Nasional Ormas Islam yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu malam (15/4/2026).

“Pemerintah memandang Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam lainnya, sebagai mitra strategis yang tidak tergantikan,” kata Nasaruddin.

Peran Sejak Kemerdekaan

Nasaruddin menjelaskan, sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga era pembangunan saat ini, ormas Islam dan para ulama selalu hadir di tengah masyarakat. 

Peran mereka tidak hanya sebatas menjaga nilai-nilai moral, tetapi juga aktif memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Dalam banyak situasi, ormas dan ulama bukan hanya menjadi pengingat nilai, tetapi juga menjadi penggerak solusi. Kontribusi ini mungkin tidak selalu tercatat di dalam statistik, tetapi jejaknya terasa di dalam ketahanan sosial bangsa ini,” jelasnya.

Kontribusi Sosial dan Moral

Menag menekankan bahwa dalam berbagai penelitian, ormas Islam berperan dalam membangun kesadaran sosial umat.

Mereka membantu masyarakat memahami kehidupan berbangsa dan beragama, serta memberikan kontribusi konkret dalam menjaga ketahanan sosial.

“Penelitian juga menegaskan bahwa ormas-ormas berperan di dalam pembentukan kesadaran sosial umat, membantu masyarakat memahami kehidupan beragama sekaligus kehidupan berbangsa. Peran ini bahkan bersifat sangat konkret,” katanya.

Baca juga: Jusuf Kalla Dilaporkan ke Polisi, Wasekjen Partai Demokrat: Tak Ada Ucapan Pak JK yang Menyinggung

Harapan ke Depan

Pada akhir pernyataannya, Nasaruddin berharap agar ormas Islam terus menjaga peran strategisnya.

Ia menekankan pentingnya ormas menjadi perekat umat, penyejuk di tengah perbedaan, dan kekuatan moral dalam kehidupan masyarakat.

“Karena itu, harapan kita semuanya ke depan sederhana namun mendasar, yaitu agar ormas tetap menjadi perekat umat, tetap menjadi penyejuk di tengah perbedaan, dan tetap menjadi kekuatan moral di dalam kehidupan berbangsa,” pungkasnya.

Silaturahmi Nasional Ormas Islam

Acara halal bihalal yang digelar MUI ini dihadiri sejumlah pejabat, tokoh ulama, dan delegasi negara sahabat.

Mereka yang hadir di antaranya Ketua MUI Anwar Iskandar, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved