Ramadan 2026
Momen Ramadan, Pemerintah Pastikan Beri Perhatian untuk Pesantren
Amien Suyitno menegaskan pesantren sebagai bagian penting sejarah pendidikan Indonesia, sehingga negara wajib memberi perhatian dan dukungan.
Ringkasan Berita:
- Amien Suyitno menegaskan pesantren sebagai bagian penting sejarah pendidikan Indonesia, sehingga negara wajib memberi perhatian dan dukungan.
- Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia terus mendorong penguatan pesantren, termasuk lewat program “Takjil Pesantren” untuk mempererat hubungan dengan santri.
- Dukungan juga datang dari pemerintah daerah, dengan Supian Suri menekankan peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno menegaskan perhatian negara terhadap pesantren.
Perhatian ini, kata Amien, bagian dari penghormatan terhadap sejarah pendidikan di Indonesia.
"Pesantren adalah produk genuine pendidikan Indonesia. Jika pesantren tidak mendapat perhatian pemerintah, maka itu sama saja dengan melawan sejarah," kata Amien.
Hal tersebut dikatakan Amien pada kegiatan “Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri” yang digelar Kementerian Agama di Pondok Pesantren Al-Karimiyah, Depok.
Ia menjelaskan, sistem pendidikan pesantren yang berbasis asrama memungkinkan pembinaan karakter dan spiritual santri berjalan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek akademik.
Direktur Pesantren Kementerian Agama Basnang Said menambahkan, program Takjil Pesantren merupakan upaya pemerintah menyapa langsung para santri di berbagai daerah selama Ramadan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menyapa santri sekaligus memperkuat silaturahmi antara pemerintah dan pesantren," ujarnya.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong penguatan pesantren agar mampu mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa.
Wali Kota Depok Supian Suri menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pesantren. Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis keagamaan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
"Pondok pesantren memiliki peran besar dalam menjaga, membina, dan membentuk akhlak para santri serta generasi muda. Kami di Pemerintah Kota Depok akan terus mendukung keberadaan pesantren," ujarnya.
Baca juga: Haul Ke-74 Nyai Nur Khodijah Ungkap Fakta Baru terkait Tahun Wafat Sang Tokoh Pesantren Putri
Ia juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia pesantren karena pernah menjadi santri. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi bekal penting dalam perjalanan hidupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Direktur-Jenderal-Pendidikan-Islam-Kementerian-Agama-Amien-Suyitno.jpg)