Jumat, 10 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Tips Aman Berkendara saat Mudik Lebaran 2026: Persiapan dan Keselamatan Pemudik

Mudik Lebaran 2026 diperkirakan diikuti 143,9 juta orang, dan pemerintah menyiapkan infrastruktur serta fasilitas pendukung lainnya.

Tribunnews.com/Tribunnews
ARUS MUDIK LEBARAN - Pantauan arus mudik di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) pada Sabtu (14/3/2026) pukul 08.30 sampai 09.30 WIB melalui drone. Mudik Lebaran 2026 diperkirakan diikuti 143,9 juta orang, dan pemerintah menyiapkan infrastruktur serta fasilitas pendukung, termasuk ruas tol baru dan ribuan masjid sebagai rest area. 

Ringkasan Berita:
  • Mudik Lebaran 2026 diperkirakan diikuti 143,9 juta orang, pemerintah menyiapkan infrastruktur serta fasilitas pendukung, termasuk ruas tol baru dan ribuan masjid sebagai rest area.
  • Keselamatan perjalanan menjadi prioritas, dengan tips utama: persiapan kendaraan secara menyeluruh, manajemen kelelahan pengemudi, dan perencanaan waktu serta rute perjalanan.
  • Kenyamanan penumpang dijaga melalui fasilitas pendukung, AC kabin, perbekalan esensial, dan penggunaan rest area agar perjalanan aman, nyaman.

TRIBUNNEWS.COM - Mudik Lebaran menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga.

Menurut Kementerian Perhubungan, pergerakan mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, meski mengalami penurunan sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi dua kali, yaitu pada 14–15 Maret dan 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 24 Maret 2026.

Dengan volume pemudik yang begitu besar, persiapan dan keselamatan perjalanan menjadi sangat penting.

Menurut Dwi Ardianta Kurniawan, Peneliti di Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, pemerintah telah mengoptimalkan infrastruktur jalan raya, baik jalur arteri maupun tol.

Khusus untuk mudik 2026, PT Jasa Marga menyiapkan empat ruas tol fungsional baru di jaringan Trans-Jawa yang bisa dilintasi pemudik secara gratis.

Jalur ini dirancang untuk memecah kepadatan di titik-titik krusial, sehingga distribusi lalu lintas lebih lancar dan waktu tempuh perjalanan dapat dipangkas signifikan.

"Harapannya waktu tempuh perjalanan darat dapat dipangkas secara signifikan untuk mengakomodasi mobilitas ratusan juta pemudik," kata Kurniawan, dikutip dari ugm.ac.id, Sabtu (14/3/2026).

Mengingat tingginya kebutuhan akan tempat istirahat, Dwi Ardianta menuturkan pemerintah juga telah memberi perhatian ekstra terhadap beberapa fasilitas pendukung di sepanjang rute mudik.

Bahkan Kemenhub telah menjalin sinergi dengan Kementerian Agama untuk memfungsikan sekitar 6.859 masjid di sepanjang jalur mudik sebagai rest area tambahan.

Baca juga: Minimalisir Kecelakaan Mudik, Kemnaker Periksa Kondisi Pengemudi di 6 Kota

Beberapa fasilitas lain, dinilainya akan beroperasi selama 24 jam ini dimulai dari H-7 hingga H+7.

"Semua dipersiapkan agar bisa menjadi alternatif strategis bagi pemudik ketika rest area resmi di jalan tol mengalami penumpukan kendaraan. Selain itu, memastikan setiap pengemudi tetap memiliki ruang untuk melepas penat dan beribadah dengan nyaman," jelasnya.

Untuk menjaga keselamatan pengguna jalan raya selama arus mudik berlangsung, Kurniawan membagikan beberapa tips aman berkendara sebagai berikut:

Tips Aman Berkendara saat Mudik Lebaran

1. Persiapkan Kendaraan dengan Baik

Kurniawan menyarankan agar operator bis dan pengguna kendaraan pribadi memastikan kesiapan teknis kendaraan sebelum berangkat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved