Rabu, 8 April 2026

Dokter Piprim Basarah Vs Menkes

5 Poin Pernyataan Dirut RS Fatmawati soal Pemecatan Dokter Piprim

Polemik pemecatan Dokter Jantung Anak Senior Piprim Basarah Yanuarso SpA dari RSUP Fatmawati masih menjadi sorotan.

Ringkasan Berita:
  • Dokter Piprim mengaku dipecat oleh Menteri Kesehatan kini menjadi sorotan. 
  • RS Fatmawati awalnya mengirimkan surat ke Kemenkes terkait kebutuhan tenaga medis khusus jantung hingga menerima Dokter Piprim.
  • Namun, Dokter Piprim tak hadir ke RS melakukan pelayanan sejak surat keputusan (SK) diberikan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Polemik pemecatan Dokter Jantung Anak Senior Piprim Basarah Yanuarso SpA dari RSUP Fatmawati masih menjadi sorotan.

Setelah Dokter Piprim mengaku dipecat oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, kini sejumlah pihak merespons hal tersebut. Termasuk pihak RSUP Fatmawati.

Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati adalah rumah sakit rujukan nasional yang berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan, berlokasi di Jakarta Selatan.

Dalam hal ini, Direktur Utama RSUP Fatmawati, Wahyu Widodo, menjelaskan persoalan pemecatan Dokter Piprim yang banyak diperbincangkan publik akhir-akhir ini.

Menurutnya, hal ini bermula dari kebutuhan pengembangan layanan jantung anak di RSUP Fatmawati.

Dalam unggahan video di akun Instagram resmi RS Fatmawati, Wahyu Widodo mengatakan, pihaknya sempat mengirimkan surat ke Kemenkes terkait kebutuhan tenaga medis khusus jantung. 

Dijelaskan pula proses pengangkatan hingga pemberhentian Dokter Piprim sudah sesuai aturan tentang aparatur sipil negara (ASN). 

Baca juga: Pesan Menyentuh Dokter Piprim Basarah ke Pasien dan Mahasiswa Pasca Dipecat Menkes

4 Poin Pernyataan Dirut RS Fatmawati, Singgung Alasan Pemecatan Dokter Piprim

1. Kebutuhan Tenaga Medis Jantung

Awalnya, Direktur Utama RSUP Fatmawati menyatakan, pihaknya tengah mengembangkan layanan jantung anak dan bedah jantung.

RSUP Fatmawati pun mengirimkan surat kepada Kementerian Kesehatan terkait kebutuhan tenaga medis khusus pelayanan jantung hingga mendapatkan Dokter Piprim. 
 
"Fatmawati, rumah sakit yang mengembangkan pelayanan jantung anak dan bedah jantung."

"Sehingga kami berkirim surat kepada kementerian untuk diberikan satu lagi tenaga yaitu, dokter ahli jantung, ahli intervensi, dan bedah jantung. lalu mendapatkan di antaranya Dokter Piprim," ucap Wahyu dalam keterangan di video yang diunggah di IG @rs_fatmawati, sebagaimana dilihat Tribunnews pada Selasa (17/2/2026)

2. Fatmawati Komunikasi dengan Dokter Piprim terkait Ketidakhadirannya

Setelah itu, Wahyu mengatakan, Dokter Piprim tak melakukan pelayanan sejak surat keputusan (SK) diberikan. Hal itu, berkaitan dengan mutasi yang bersangkutan sebelumnya.

Pada April 2025, Dokter Piprim diketahui dimutasi dari RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke RSUP Fatmawati. Proses mutasi ini, menurut Dokter Piprim tidak transparan dan mendadak.

"Namun, ternyata dokter pripim sejak SK diberikan menolak hadir di RS Fatmawati melakukan layanan, dikarenakan beberapa hal yang menurut beliau adalah surat mutasi yang kurang pas," lanjutnya. 

Oleh sebab itu, pihak RS menjalin komunikasi dan sempat mengundang Dokter Piprim untuk hadir ke RS Fatmawati.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved