Kapolri Layak Dapat Bintang Mahaputera dari Prabowo? Ini Kata Pengamat
Presiden Prabowo berencana menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Listyo Sigit atas dukungannya pada program strategis nasional.
Ringkasan Berita:
- Analis Nasky Putra Tandjung menilai Listyo Sigit Prabowo layak menerima Bintang Mahaputera atas kontribusi Polri dalam program ketahanan pangan dan pembangunan 1.179 SPPG untuk MBG.
- Presiden Prabowo Subianto menyatakan Kapolri pantas mendapat penghargaan lebih tinggi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap program pemerintah.
- Bintang Mahaputera merupakan tanda kehormatan tertinggi kedua negara yang diberikan kepada tokoh berjasa besar bagi bangsa dan negara.
TRIBUNNEWS.COM - Analis kebijakan publik dan politik, Nasky Putra Tandjung memberikan komentarnya terkait rencana Presiden Prabowo Subianto memberikan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ia menilai Kapolri sangat layak untuk dianugerahi tanda penghormatan tersebut.
Semua tidak lepas dari kontribusinya mewujudkan program strategis nasional baik itu program ketahanan pangan, hingga pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), kami sepenuhnya mendukung atas pernyataan Bapak Presiden yang akan memberi penghargaan khusus tanda penghormatan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo."
"Dan juga kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja nyata, capaian, dan dedikasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Nasky sekaligus Ketua Indonesia Youth Epicentrum atau Pusat Perkumpulan Pemuda Indonesia itu kepada Tribunnews.com, Minggu (15/2/2026).
Alumni INDEF School of Political Economy Jakarta itu memaparkan, capaian strategis Kapolri dalam mendukung program MBG.
Polri telah berhasil membangun 1.179 SPPG di seluruh Indonesia (per 13 Februari 2026), dengan target akhir mencapai 1.500 unit.
SPPG yang dibangun Polri diproyeksikan mampu memberikan manfaat kepada sekitar 2,9 juta orang. Selanjutnya,Dampak ekonomi dalam Pembangunan SPPG ini menyerap hampir 60.000 tenaga kerja.
Baca juga: Prabowo Puas Resmikan 1.179 SPPG Polri, Puji Kinerja Kapolri Listyo Sigit
Selain itu, Nasky menambahkan sepanjang 2025, Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Polri mencatatkan sejumlah capaian strategis.
Produksi jagung nasional meningkat sekitar 9 persen, atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton.
Akselerasi produksi tertinggi terjadi pada kuartal IV 2025, melalui optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare yang menghasilkan sekitar 3.479.432 ton jagung.
Selain itu, penyerapan jagung oleh Bulog tercatat mencapai 101.713 ton, atau 63,8 persen dari target, yang berperan penting menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta mencegah spekulasi pasar.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi Kapolri beserta seluruh jajaran Polri, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek, dalam mengkoordinasikan pemanfaatan lahan pertanian secara optimal, termasuk melalui Program Pemanfaatan Lahan Produktif,” jelas Nasky.
Founder Nasky Milenal Center itu turut mengapresiasi kontribusi Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit.