Jumat, 10 April 2026

Ijazah Jokowi

Dokter Tifa: Kondisi Kesehatan Jokowi Lebih Penting Dibanding Soal Ijazah

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mendampingi Rocky Gerung yang diperiksa sebagai saksi ahli di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/1/2026). 

Tribunnews.com/Reynas
IJAZAH JOKOWI - Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau dikenal Dokter Tifa. Ia mengaku khawatir dengan kondisi Jokowi yang mulai mengalami deep vein thrombosis (DVT) atau kondisi serius saat gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah vena dalam. 

Ringkasan Berita:
  • Dokter Tifa mengingatkan Jokowi agar tidak terlalu sering membuka ponsel karena bisa memicu peningkatan hormon kortisol yang berdampak pada penurunan kejernihan berpikir. 
  • Menurutnya, persoalan utama saat ini bukan lagi soal ijazah, melainkan kondisi hormonal dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
  • Dokter Tifa mengaku khawatir dengan kondisi Jokowi yang mulai mengalami deep vein thrombosis (DVT) atau kondisi serius saat gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah vena dalam.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mendampingi Rocky Gerung yang diperiksa sebagai saksi ahli di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/1/2026). 

Dalam kesempatan itu, Dokter Tifa menyoroti kondisi kesehatan Jokowi.

Dokter Tifa yang memiliki gelar dokter umum dari Universitas Gadjah Mada ini mengingatkan Jokowi agar tidak terlalu sering membuka ponsel karena bisa memicu peningkatan hormon kortisol yang berdampak pada penurunan kejernihan berpikir. 

Menurutnya, persoalan utama saat ini bukan lagi soal ijazah, melainkan kondisi hormonal dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dokter Tifa mengaku khawatir dengan kondisi Jokowi yang mulai mengalami deep vein thrombosis (DVT) atau kondisi serius saat gumpalan darah terbentuk di pembuluh darah vena dalam.

"Saya sangat khawatir lho karena apa? Sudah terjadi DVT, ini orang-orang dekatnya beliau sudah mengatakan kakinya makin menghitam," tambahnya.

Ia menilai yang lebih penting saat ini adalah pemulihan kesehatan Jokowi.

Sebab risikonya dinilai bisa membahayakan nyawa.

Diketahui, Dokter Tifa menghadirkan Rocky Gerung sebagai ahli yang meringankan di kasus ijazah Jokowi.

Dalam pemeriksaan penyidik mengajukan 10 pertanyaan kepada Rocky Gerung.

Penelitian dokter Tifa

Pertanyaan yang diajukan penyidik berkaitan dengan metodologi penelitian yang digunakan oleh Dokter Tifa.

“Yang saya sampaikan adalah pengetahuan saya. Sekitar 10 pertanyaan mungkin. Yang penting pertanyaan yang esensial. Saya diminta memberi kesaksian tentang metodologi yang dipakai oleh dokter Tifa,” kata Rocky kepada wartawan.

Menurutnya, penelitian tersebut berangkat dari rasa ingin tahu (curiosity) seorang akademisi, kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan fakta dan pengujian kausalitas.

“Lalu diuji kausalitasnya antara kapasitas seseorang yang mengaku insinyur dengan penampilan narasi publiknya. Itu fungsi peneliti,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved