Senin, 5 Januari 2026

Seputar Polri

Mengenal Sosok Brigjen Jossy Kusumo: Komandan Lapangan yang Jadi Andalan di Bumi Lancang Kuning

Meski banyak berkarier di bidang reserse dan Densus 88 AT Polri, sosok Brigjen Jossy dikenal sangat humanis.

Editor: Content Writer
humas.polri.go.id
POLISI HUMANIS - Brigjen Jossy Kusumo, Wakapolda Riau. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 ini dikenal dengan rekam jejak panjangnya di bidang reserse dan penanggulangan terorisme. 

TRIBUNNEWS.COM - Operasi mandiri kewilayahan Polda Riau bertajuk Operasi Tepian Narosa Lancang Kuning 2025 sukses menindak puluhan titik penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kuantan Singingi. Di balik keberhasilan operasi yang digelar jelang Festival Pacu Jalur ini, ada sosok Wakapolda Riau, Brigjen Andrianto Jossy Kusumo, yang turun langsung memimpin jalannya operasi di lapangan.

Selama dua pekan, sejak 31 Juli hingga 13 Agustus 2025, Brigjen Jossy memimpin tim Polda Riau hingga berhasil menindak 16 tersangka dan memusnahkan 221 unit dompeng (alat rakit PETI). Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk kelancaran Pacu Jalur, tetapi juga untuk memulihkan kualitas air Sungai Kuantan yang selama ini tercemar aktivitas tambang ilegal.

Jejak Karier dan Sosok Brigjen Jossy Kusumo

Brigjen Andrianto Jossy Kusumo resmi menjabat sebagai Wakapolda Riau sejak 29 Desember 2024, menggantikan Brigjen Kasihan Rahmadi. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 ini dikenal dengan rekam jejak panjangnya di bidang reserse dan penanggulangan terorisme.

Sejak lama, Jossy berkiprah di satuan elite Densus 88 Antiteror Polri. Ia pernah menjadi Kasatgaswil X Papua dan Papua Barat pada 2018, serta Kaden 88 Polda Sulawesi Tengah sejak 2005. Di bawah kepemimpinannya, berbagai jaringan teroris berhasil diungkap dan ditindak, menjadikannya sosok penting dalam upaya menjaga keamanan nasional.

Meski banyak berkarier di bidang reserse dan Densus 88 AT Polri, sosok Brigjen Jossy dikenal sangat humanis. Pada tahun 2012, ia dipercaya sebagai Kapolres Banggai di Sulawesi Tengah dan dijuluki sebagai 'Kapolres Merakyat'.

Saat menjabat sebagai Kapolres Banggai, ia berhasil memberantas berbagai praktik ilegal seperti penjualan BBM ilegal, perjudian, dan premanisme dalam kurun waktu tiga bulan.

Kini, sebagai Wakapolda Riau, Brigjen Jossy diharapkan menjadi motor perubahan keamanan di Bumi Lancang Kuning. Selain memimpin operasi pemberantasan PETI, ia juga dipercaya membawahi Tim “Raga”, tim anti-premanisme bentukan Kapolda Riau, serta memimpin pengejaran tahanan kabur di Polres Kampar—dengan hasil 9 dari 11 tahanan berhasil ditangkap kembali.

Kehadirannya di Polda Riau menunjukkan bahwa ia bukan sekadar perwira tinggi yang duduk di balik meja, melainkan sosok pemimpin lapangan yang mengedepankan ketegasan, strategi, sekaligus pendekatan humanis.

Baca juga: Kepedulian Aiptu Surono: Sisihkan Gaji demi Bangun 8 Sumur Bor untuk Masjid di Grobogan

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved