Selasa, 21 April 2026

Wabah Campak

Kemenkes Terima 2 Laporan Kasus Campak di Australia, yang Terbaru Pasien Anak

Kementerian Kesehatan RI menerima 2 laporan kasus campak dari Australia. Yang terbaru dilaporkan menulari anak-anak.

Tribunnews.com/ist
CAMPAK di AUSTRALIA - Kementerian Kesehatan RI menerima 2 laporan kasus campak dari Australia. Keduanya memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Hal itu disampaikan Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), dr Andi Saguni dalam video resmi yang diterima, Selasa (24/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kemenkes menerima 2 laporan dari Australia terkait kasus campak dengan riwayat perjalanan dari Jakarta. 
  • Kasus pertama merupakan perempuan usia 18 tahun dengan riwayat vaksinasi MMR.
  • Yang terbaru diketahui campak menulari anak-anak.

 

 


TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Kementerian Kesehatan RI menerima 2 laporan kasus campak dari Australia.

Keduanya memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

Baca juga: Kasus Campak di Australia, Rute Perjalanan Pasien, Dari Bandung ke Jakarta Lalu Terdeteksi di Perth

Dirjen Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), dr Andi Saguni menjelaskan, pemberitahuan itu melalui notifikasi resmi yaitu International Health Regulation (IHR) dari Otoritas Kesehatan Australia.

"Ada dua kasus campak yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia," kata Andi dalam video resmi yang diterima Tribunnews.com, Selasa (24/2).

Berikut rincian dua kasus campak di Australia yang memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia terutama Jakarta:

Kasus Pertama

Kasus pertama merupakan perempuan usia 18 tahun dengan riwayat vaksinasi MMR lengkap pada tahun 2009 dan 2012. 

Yang bersangkutan melakukan perjalanan menggunakan Batik Air rute Jakarta-Perth pada tanggal 7-8 Februari 2026. 

"Gejala ruam muncul pada tanggal 8 Februari di Perth dan hasil PCR dinyatakan positif," jelas dia.

Baca juga: Menkes Waspadai Ancaman Campak Usai Banjir Sumatera, Vaksinasi Digencarkan di Lokasi Pengungsian

Kasus Kedua

Kasus kedua merupakan anak perempuan berusia 6 tahun, tidak ada riwayat imunisasi campak

Melakukan perjalanan menggunakan Garuda Indonesia rute Jakarta-Sydney pada tanggal 17 Februari 2026. 

Gejala berupa demam, batuk, pilek muncul pada tanggal 11 Februari dan hasil PCR dinyatakan positif pada tanggal 18 Februari. 

"Tidak ada kematian terhadap dua kasus tersebut," urai Andi.

Kemenkes menegaskan, campak masih ditemukan di berbagai negara dan bersifat sangat menular. 

Belum Status KLB Nasional 

Petugas mengukur tinggi badan bayi saat imunisasi di Posyandu Balai Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (2/2/2023). Imunisasi tersebut dilakukan sebagai antisipasi untuk meminimalisir anak dari dampak terpapar campak. Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mengimbau para orang tua untuk segera membawa putra-putrinya melakukan imunisasi terutama untuk imunisasi campak. Baik melalui posyandu, puskesmas atau bisa dilakukan di sekolah dasar (SD) secara gratis. SURYA/PURWANTO
Petugas mengukur tinggi badan bayi saat imunisasi di Posyandu Balai Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (2/2/2023). Imunisasi tersebut dilakukan sebagai antisipasi untuk meminimalisir anak dari dampak terpapar campak. Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mengimbau para orang tua untuk segera membawa putra-putrinya melakukan imunisasi terutama untuk imunisasi campak. Baik melalui posyandu, puskesmas atau bisa dilakukan di sekolah dasar (SD) secara gratis. SURYA/PURWANTO (SURYA/SURYA/PUR)
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved