Ramadan 2026
Syarat Aman dan Panduan Lengkap bagi Anak dengan DM Tipe 1 yang Ingin Puasa
Anak dengan DM tipe 1 tetap bisa berpuasa dengan persiapan matang, penyesuaian terapi insulin, pemantauan ketat serta dukungan keluarga dan dokter.
Ringkasan Berita:
- Anak DM Tipe 1 boleh puasa dengan pengawasan dokter ketat.
- Persiapan meliputi evaluasi HbA1c, penyesuaian insulin, dan pemantauan gula darah.
- Puasa wajib dibatalkan jika gula darah terlalu rendah atau tinggi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Puasa pada anak dengan diabetes melitus atau DM Tipe 1 bukan hal yang mustahil.
Anak dengan DM tipe 1 tetap bisa berpuasa dengan persiapan matang, penyesuaian terapi insulin, pemantauan ketat serta dukungan keluarga dan dokter.
Dikutip dari rangkuman IDAI, Diabetes Melitus Tipe 1 adalah kondisi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang cukup (sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali) akibat proses autoimun.
Insulin berperan penting membantu gula (glukosa) masuk dari darah ke dalam sel tubuh agar kadar gula darah tetap normal.
Karena itu anak dengan DM Tipe 1 membutuhkan suntikan insulin setiap hari untuk bertahan hidup.
Pada prinsipnya, boleh dengan syarat tertentu dan harus dalam pengawasan ketat dokter.
Puasa memerlukan persiapan khusus agar tetap aman dan mencegah: hipoglikemia (gula darah terlalu rendah), hiperglikemia (gula darah terlalu tinggi), ketoasidosis diabetikum (KAD) dan dehidrasi.
Diwajibkan konsultasi ke dokter sebelum memutuskan berpuasa.
Lalu apa saja syarat aman berpuasa?
Anak dengan DM Tipe 1 boleh berpuasa jika memenuhi kondisi berikut:
1. Kontrol gula darah baik (HbA1c < 7>2. Menggunakan insulin basal-bolus atau pompa insulin
3. Tidak ada komplikasi mikrovaskular (mata, ginjal, saraf)
4. Tidak ada riwayat hipoglikemia berat atau KAD dalam 3 bulan terakhir
5. Rutin cek gula darah atau menggunakan CGM
6. Dalam supervisi dokter spesialis anak / endokrinologi anak.
Baca juga: Hukum Puasa Ramadhan bagi Penderita GERD: Menjaga Kesehatan Jiwa Lebih Utama
Sebaiknya persiapan anak dengan DM tipe 1 yang hendak berpuasa sudah dilakukan pada 1–2 bulan sebelum Ramadhan.
Persiapan itu berupa, konsultasi ke dokter Spesialis Anak atau Endokrinologi Anak, evaluasi HbA1c, rencana penyesuaian dosis insulin, indukasi pola makan & pemantauan gula darah.
Kemudian, penyesuaian insulin. Dosis insulin akan disesuaikan oleh dokter, jadwal insulin saat sahur dan berbuka akan diatur ulang, pemantauan lebih ketat diperlukan.