Selebrasi Lokal
Vozinha Mengguncang Piala Dunia 2026, Bikin Spanyol Mandul dan Dipuji Paul Pogba
Aksi heroik Vozinha tahan imbang Spanyol bikin gempar Piala Dunia 2026. Diikuti jutaan netizen hingga dipuji Paul Pogba!
Ringkasan Berita:
- Kiper veteran Tanjung Verde, Vozinha, menjadi buah bibir global setelah tampil luar biasa menahan imbang Spanyol 0-0 di laga pembuka Piala Dunia 2026.
- Di usia 40 tahun, ia melakukan 7 penyelamatan gemilang yang membuat pengikut Instagram-nya melonjak drastis dari 50 ribu menjadi 5 juta.
- Kisah haru tentang keluarga dan perjuangan kariernya kini menjadikannya sosok paling dicintai di dunia
TRIBUNNEWS.COM - Panggung Piala Dunia 2026 selalu punya cara sendiri untuk melahirkan pahlawan yang tidak terduga.
Pada laga pembuka Grup Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, sorotan dunia tidak tertuju pada barisan penyerang bintang Spanyol, melainkan pada sosok pria berusia 40 tahun di bawah mistar gawang Tanjung Verde, Josimar Jose Evora Dias atau yang lebih dikenal dengan nama Vozinha.
Tanjung Verde, negara kepulauan kecil di lepas pantai barat Afrika yang berpenduduk kurang dari setengah juta jiwa, berhasil memaksa raksasa Eropa, Spanyol, bermain imbang tanpa gol 0-0.
Hasil tersebut langsung menjadi salah satu kejutan terbesar pada awal turnamen.
Pengamat sepak bola dari Spieltag Indonesia, Adrian, sebelumnya memang menilai Spanyol sebagai salah satu favorit kuat juara Piala Dunia 2026.
"Spanyol dianggap sebagai salah satu tim kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara di edisi kali ini," ujar Adrian dalam Podcast Super Taktik di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Namun prediksi tersebut justru dipatahkan oleh semangat juang Tanjung Verde yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Pandangan berbeda sebelumnya sempat disampaikan Ketua Juventus Club Indonesia Chapter Banten, Arizqi Romadhoni.
Ia menilai Spanyol belum cukup meyakinkan karena dihuni banyak pemain muda dan minim pengalaman dibanding generasi-generasi sebelumnya.
"Sama Spanyol ini kurang meyakinkan karena banyak dihuni pemain muda. Apalagi enggak ada Madridnya" kata Arizqi di prgram yang sama di kesempatan terpisah.
Prediksi itu terbukti tidak sepenuhnya keliru. Tanjung Verde sukses menahan serangan La Roja dengan Vozinha menjadi aktor utama di balik hasil bersejarah tersebut.
Benteng Kokoh Berusia 40 Tahun
Spanyol tampil dominan dengan melepaskan 27 tembakan sepanjang pertandingan.
Namun, setiap kali Lamine Yamal, Nico Williams, hingga Pedri berhasil menembus pertahanan Tanjung Verde, Vozinha selalu hadir menyelamatkan timnya.
Total tujuh penyelamatan krusial berhasil dicatatkan sang kiper.
Berkat penampilan gemilang itu, penjaga gawang klub kasta kedua Portugal, Chaves, dinobatkan sebagai Man of the Match.
Baca juga: 4 Pemain Berbagi Mahkota Top Skor Piala Dunia 2026, Elijah Just Nama Terbaru