Minggu, 26 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Terobos Qatar, Rudal Balistik Iran Hancurkan Radar Canggih Amerika FP132 Senilai 1,1 Miliar Dolar

Radar FP132 yang dihancurkan Iran ini diklaim AS memiliki jangkauan deteksi terhadap ancaman datangnya serangan sejak dari jarak 5.000 kilometer.

Editor: Choirul Arifin
HO/IST/ist
HANCURNYA RADAR CANGGIH AS - Rudal balistik Iran yang ditembakkan pasukan Garda Revolusi Iran berhasil menghancurkan fasilitas radar paling canggih milik Amerika Serikat, FP132 senilai 1,1 miliar dolar AS yang ditempatkan di Qatar, Sabtu malam, 28 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pasukan Garda Revolusi Iran mengklaim rudal balistiknya berhasil menghancurkan fasilitas radar paling canggih yang dimiliki Amerika Serikat senilai 1,1 miliar dolar AS di Qatar.
    Radar FP132 yang dihancurkan Iran ini diklaim AS memiliki jangkauan deteksi terhadap ancaman datangnya serangan sejak dari jarak 5.000 kilometer.

 

TRIBUNNEWS.COM - Rudal balistik Iran yang ditembakkan pasukan Garda Revolusi Iran berhasil menghancurkan fasilitas radar paling canggih milik Amerika Serikat, FP132 senilai 1,1 miliar dolar AS yang ditempatkan di Qatar, Sabtu malam, 28 Februari 2026.

Demikian informasi yang dibagikan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) ke media dan juga dikutip luas di media sosial.

Radar canggih AS tersebut adalah Radar FP132 yang diklaim AS memiliki jangkauan deteksi terhadap ancaman datangnya serangan sejak dari jarak 5.000 kilometer.

Amerika Serikat menempatkan Radar FP132 di Qatar dilengkapi dengan peralatan pelacak rudal balistik.

Hancurnya radar ini membuat militer AS melemah dalam kemampuan deteksi terhadap rudal-rudal balistik yang ditembakkan Iran ke berbagai sasaran.

Dikutip dari kantor berita Rusia, RIA Novosti, Iran mengklaim telah menghancurkan radar FP132 Amerika di Qatar, yang digunakan untuk mendeteksi rudal balistik.

Baca juga: Rusia Kutuk Serangan Militer AS dan Israel Terhadap Iran  

Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke wilayah Iran pada hari Sabtu, setelah itu Teheran mengumumkan tindakan balasan.

Menurut media Iran dan Amerika, serangan balasan pasukan Iran menargetkan pangkalan AS di Timur Tengah.

"Radar FP132 Amerika, dengan jangkauan 5.000 kilometer, yang terletak di Qatar, digunakan untuk melacak rudal balistik, telah dihancurkan," demikian penyataan Radio Negara Iran mengutip pernyataan yang disampaikan IRGC.

Al Mayadeen, sebuah saluran media Arab independen, melaporkan bahwa radar peringatan dini AN/FPS-132 adalah komponen kunci dari infrastruktur pertahanan rudal AS.

Radar ini pertama kali diumumkan keberadaannya pada tahun 2013 oleh Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS dan pembuatan sistem radar ini diperkirakan menelan biaya 1,1 miliar dolar AS.

IRGC menggambarkan serangan rudal balistiknya terhadap radar canggih tersebut sebagai bagian dari respons Iran yang lebih luas terhadap agresi AS-Israel awal pekan ini.

Kantor berita Sputnik Rusia juga membagikan rekaman yang disebutnya sebagai "serangan yang tepat dan kuat".

Radar FPS-132 menyediakan deteksi dini dan pelacakan yang tepat terhadap rudal balistik dan ancaman yang menggunakan udara, sekaligus dengan cepat membedakan antara objek ancaman dan bukan ancaman.

HANCURNYA RADAR MAHAL - Rudal balistik Iran yang ditembakkan pasukan Garda Revolusi Iran berhasil menghancurkan fasilitas radar paling canggih milik Amerika Serikat, FP132 senilai 1,1 miliar dolar AS yang ditempatkan di Qatar, Sabtu malam, 28 Februari 2026.
HANCURNYA RADAR MAHAL - Rudal balistik Iran yang ditembakkan pasukan Garda Revolusi Iran berhasil menghancurkan fasilitas radar paling canggih milik Amerika Serikat, FP132 senilai 1,1 miliar dolar AS yang ditempatkan di Qatar, Sabtu malam, 28 Februari 2026. (HO/IST/tribune.com)
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved