Iran Vs Amerika Memanas
Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Sirene Berbunyi di Israel Utara
Iran membalas serangan Israel dengan meluncurkan rudal balistik ke wilayah Israel utara pada hari Sabtu. Israel dan AS memulai operasi terhadap Iran.
Ringkasan Berita:
- Israel mencegat rudal balistik yang diluncurkan dari Iran, diduga merupakan tanggapan atas serangan Israel pada Sabtu pagi.
- Israel memulai serangan terhadap Iran setelah sekutunya, AS, gagal melanjutkan pembicaraan tentang kesepakatan pembatasan nuklir dengan Iran.
- Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa "kami", Israel dan AS, memulai operasi tempur skala besar terhadap Iran.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Pertahanan Israel melaporkan bahwa pertahanan udaranya telah menangkis serangan rudal balistik yang diluncurkan dari Iran.
Sirene berbunyi di seluruh Israel utara di tengah serangan rudal balistik Iran.
“Saat ini, Angkatan Udara Israel beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman jika diperlukan untuk menghilangkan ancaman tersebut,” kata militer Israel, Sabtu (28/2/2026).
Serangan tersebut merupakan tanggapan setelah Israel meluncurkan serangan pendahuluan terhadap wilayah Iran pada Sabtu pagi waktu setempat.
Serangan tersebut diluncurkan setelah sekutu Israel, Amerika Serikat (AS), gagal menandatangani kesepakatan yang membatasi pengembangan program nuklir Iran.
Seorang pejabat Iran menegaskan negaranya sedang mempersiapkan respons yang menghancurkan terhadap serangan tersebut.
Bersamaan dengan itu, setidaknya tiga ledakan terdengar di ibu kota, Teheran, disertai kepulan asap.
Sementara beberapa roket mendarat di Jalan Universitas dan di distrik Jomhouriyeh, menurut laporan media lokal.
Kementerian Pertahanan Israel mengatakan mereka melancarkan serangan tersebut karena memperkirakan akan terjadi serangan rudal dan pesawat tak berawak dari Iran dalam waktu dekat, lapor Al Jazeera.
Trump Umumkan Perang dengan Iran
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan AS memulai operasi tempur skala besar di Iran.
Baca juga: AS dan Israel Serang Iran, Ali Khamenei Diungsikan, Teheran Diguncang Ledakan
"Kita baru saja memulai operasi tempur skala besar di Iran," kata Trump dalam pidatonya, Sabtu.
Ia mengatakan tujuannya adalah membela rakyat AS dan menghilangkan ancaman dari rezim Iran, yang berada di bawah pimpinan Ali Khamenei.
"Selama 47 tahun terakhir, rezim Iran telah meneriakkan slogan-slogan seperti "Matilah Amerika"," kata Trump.
"Kelompok proksi rezim tersebut terus melancarkan serangan terhadap pasukan AS yang ditempatkan di Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir," tambahnya, merujuk pada kelompok perlawanan di Timur Tengah.
Tanggal Serangan Sudah Ditentukan Sebelumnya
Seorang pejabat Israel membenarkan bahwa negaranya bersiap menghadapi tanggapan dari Iran atas serangan tersebut.