Pemilihan Paus Baru
Presiden Taiwan Berencana Hadiri Pelantikan Paus Fransiskus
Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou berencana mengunjungi Vatikan untuk menghadiri pelantikan Paus Fransiskus yang baru terpilih,
TRIBUNNEWS.COM, TAIPEI - Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou berencana mengunjungi Vatikan untuk menghadiri pelantikan Paus Fransiskus yang baru terpilih, seperti diungkapkan pejabat pemerintah Taiwan, Jumat (15/3/2013).
Vatikan adalah satu-satunya negara Eropa yang mempertahankan hubungan diplomatik dengan Taiwan, bukannya China.
"Setelah paus yang baru terpilih Kementerian Luar Negeri telah mengagendakan Presiden untuk mengunjungi Vatikan," kata Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan, Vanessa Shih seperti diberitakan oleh Asiaone.com.
"Hal ini sejalan dengan status diplomatik kedua belah pihak," tambahnya.
Diperkirakan, rencana kunjungan Presiden Ma ini akan memicu kemarahan Beijing, yang menganggap Taiwan merupakan salah satu pulau yang ada di bagian negara mereka.
Rezim komunis China juga telah memutuskan hubungan diplomasi dengan Vatikan pada tahun 1951, dan enam tahun kemudian mendirikan Gereja Katolik sendiri, yang tidak mengakui Paus Vatikan sebagai kepalanya.
Hubungan diplomatik antara Taipei dan Vatikan tergantung dalam keseimbangan, dimana Takhta Suci menunjukkan bahwa mereka siap untuk mengorbankan hubungan diplomatik dengan Taiwan jika kebebasan beragama dijamin di Cina daratan dan Paus Vatikan dapat menempatkan seorang uskup disana.
Terakhir kali Presiden Taiwan mengunjungi Vatikan adalah pada tahun 2005, ketika kemudian Presiden Chen Shui-bian menghadiri pemakaman Paus Yohanes Paulus II.
Saat itu Pemerintah China naik pitam, dan mengajukan protes ke Italia dan tidak mengeluarkan visa Chen. (asiaone.com)
Klik: