Kamis, 28 Mei 2026

Kendaraan Listrik

Asap Muncul di Diler BYD BSD Tangerang, Manajemen Bantah Berasal dari Mobil Listrik

Sejumlah mobil listrik BYD seperti Sealion 7 dan BYD M6 terlihat dievakuasi dari area diler untuk mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.

Tayang:
Tribunnews.com/Lita Febriani
ASAP MUNCUL DI DILER - Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan. Ia memastikan sumber asap di diler BYD BSD Tangerang, bukan berasal dari kendaraan listrik maupun baterai mobil. 
Ringkasan Berita:
  • Kepulan asap muncul di diler BYD BSD pada Senin siang sehingga sejumlah mobil listrik sempat dievakuasi untuk mengantisipasi risiko lebih lanjut.
  • BYD memastikan sumber asap bukan berasal dari kendaraan listrik atau baterai, melainkan dari gudang penyimpanan berisi kardus dan kertas yang mudah terbakar.
  • Perusahaan menyatakan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan besar, serta akan meningkatkan standar keselamatan dan sistem pemadaman di seluruh showroom.

 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Sebuah video yang diunggah akun Instagram @revoltomotive.id memperlihatkan kepulan asap muncul dari diler BYD di kawasan BSD City, Tangerang, Banten, pada Senin siang (25/5/2026).

Dalam video tersebut, sejumlah mobil listrik BYD seperti Sealion 7 dan BYD M6 terlihat dievakuasi dari area diler untuk mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.

Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan memastikan sumber asap bukan berasal dari kendaraan listrik maupun baterai mobil.

Baca juga: BYD Klaim M6 DM Diburu Konsumen, Pesanan Sudah Tembus Ratusan Unit

"Kita sudah cek dan investigasi. Pertama memang ada kondisi asap yang keluar dari gudang penyimpanan yang basic-nya itu adalah kertas dan kardus. Terima kasih dibantu oleh tim pemadam kebakaran dan juga dari pihak kepolisian untuk langsung memadamkan secara cepat," tutur Luther usai acara BYD Small Steps for Tomorrow di Depok, Jawa Barat, Selasa (26/5/2026).

Kejadian tersebut dinyatakan tidak berlangsung lama dan tidak menimbulkan dampak besar terhadap bangunan showroom maupun korban jiwa.

Saat ditanya apakah asap tersebut berasal dari mobil listrik BYD yang ada di diler, Luther menegaskan hal itu tidak benar.

"Tidak berlangsung lama, tidak ada efek secara signifikan kepada bangunan, hanya mungkin bekas kardus dan kertas ini saja dan tidak ada korban jiwa sama sekali. 

Saat ini, BYD masih terus melakukan investigasi mengenai sumber api yang timbul dari gudang penyimpanan tersebut.

BYD juga menjadikan insiden tersebut sebagai evaluasi untuk meningkatkan standar keselamatan di jaringan diler mereka, terutama pada area penyimpanan barang mudah terbakar.

"Iya, betul. Memang setelah kejadian itu kita mengingatkan kembali kepada seluruh manajemen dealer untuk betul-betul menjaga safety dari gudang-gudang penyimpanan, khususnya area yang berbahan kertas, kardus, atau yang flammable yang gampang terbakar," kata Luther.

Selain itu, BYD juga akan meningkatkan sistem keamanan dan infrastruktur penanganan kebakaran di showroom mereka.

"Memang kita tingkatkan lagi infrastruktur safety dan pemadaman yang lebih komprehensif di gedung-gedung showroom kita," imbuhnya. 

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved